|
Senin, 05 Oktober 2009 08:22 |
|
Informasi dari Satkorlak Pariaman yang diterima BNPB Jakarta Halim, para pengungsi di Pariaman membutuhkan SEGERA beberapa barang sebagai berikut: 360 Tenda 36000 Selimut 100 Genset 125 KVA plus BBM Makanan siap saji Para relawan diharapkan bisa mendistribusikan langsung ke Pariaman. |
|
|
Senin, 05 Oktober 2009 06:37 |
|
Tim Saksi Gempa, Combine Resource Institution (CRI) hari ini (2/10/2009) berangkat ke Padang, Sumatra Barat, untuk membantu pengelolaan informasi korban gempa. Tim membawa peralatan pemancar radio, modem, radio penerima, dan generator. Rencana awal, tim akan bekerja selama dua minggu di daerah gempa.  Menurut Akhmad Nasir, Direktur CRI, tim yang berangkat terdiri dari tenaga terlatih dalam penanganan bencana. Mereka adalah para fasilitator yang pernah bekerja saat penanganan tsunami di Aceh, Gempa Bumi di Jogjakarta, Tsunami di Pulau Mentawai, dan lain-lain. Tim pertama yang berangkat antara lain Sarwono, Elanto Wijoyono, dan Ichwan Hermanto. "Pengelolaan informasi saat kondisi tanggap darurat sangat penting. Melalui pengelolaan informasi yang baik korban bisa ditangani dengan cepat dan tepat," jelas Nasir saat pengemasan alat di depan kantor CRI, Jalan Ngadisuryan 26, Yogyakarta.
Tim Saksi Gempa akan mendirikan radio darurat dan melakukan siaran selama 24 jam. Materi siarannya antara lain penyebarluasan situasi dan kondisi daerah gempa, informasi kontak-kontak bantuan, dan informasi kebutuhan korban. Agar para korban dapat memantau situasi terkini maka CRI akan membagikan ratusan radio penerima di pengungsian maupun posko yang didirikan warga.
|
|
|
«MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir»
|
|
Halaman 2 dari 16 |